Jelang Pilkada 2020, Ketua Pansus DPRD Pangkep H Rasyid Minta Masyarakat Jangan Muda Terprovokasi

herman, 31 May 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

PANGKEP – Ketua Pansus DPRD Kabupaten Pangkep H Abd Rasyid saat menghadiri pertemuan antara warga kelurahan Sibatua dengan Kepala Kelurahan Sibatua Kecamatan Pangkajene dirumah jabatan Bupati Pangkep beberapa hari lalu meminta kepada masyarakat agar jangan muda terpancing atau terprovokasi jelang Pilkada Pangkep 2020, apalagi kita berada ditengah kondisi Pandemi Covid-19.

Ketua Pansus DPRD, H Rasyid pun mengaku bahwa penerima program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  tentunya harus kita waspadai dari adanya oknum yang ingin berbuat dalam mempengeruh suasana, termasuk di kelurahan Sibatua Kecamatan Pangkajene.

“Ini jelas ada yang manfaatkan untuk dipolitisasi dan membuat gaduh. Sebab, warga Kelurahan Sibatua yang datang ke rujab Bupati, mengakui semuanya bahwa mereka menerima bantuan dan hadir ke sana karena mendapat ajakan dari oknum tertentu” ujarnya.

Djelaskan H Abd Rasyid bahwa kami sangat sayangkan hal tersebut, “Kami sayangkan ada oknum yang membuat gaduh ditengah persoalan Covid-19 saat ini, hal ini mesti ditindaki” ujarnya.

H Abdi Rasyid yang dikenal vokal meminta kepada Warga, tidak ikut terpancing dengan janji-janji baik dari oknum yang ingin memperkeruh suasana di tengah pandemi saat ini.

“Saat ini juga sangat rentan adanya politisasi karena akan memasuki tahapan pilkada. Jadi akan ada oknum yang memperkeruh suasana serta mengadu domba antar masyarakat dan pemerintah," ujarnya.

Sementara itu Musdalifa salah seorang warga yang yang menerima program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan paling vocal dalam menyuarakan terkait adanya issu penyunatan BPNT.

Kinipun dia dihadapan perangkat lurah dan tim pansus DPRD Pangkep, Musdalifah berkilah bahwa pernyataannya tersebut tidaklah benar dan dia mengaku salah dalam menyampaikan masalah.

Dia pun membantah semua pernyataannya yang telah dimuat di media dan mengaku tak tahu bahwa semua pernyataannya tersebut akan di muat di media.

"Saya tidak tahu ada wartawan saat itu. Yang saya sampaikan saat itu salah. Seandainya saya tahu ada wartawan, saya tidak bicara seperti itu, maaf, sekali lagi saya mohon maaf" katanya.

Musdalifah pun menuturkan bahwa kehadirannya di rujab Bupati Pangkep adalah mengikuti arahan dari oknum yang memang mengumpulkan warga.

"Saya cuma ikut-ikutan juga, kami dijanji kalau hadir akan dapat sembako dan uang oleh pendamping warga, memang dapatki beras dan uang dari Pak bupati, tapi itu bantuan pribadi beliau," katanya lagi.

Sementara itu Lurah Sibatua, Harianti, Sos,  memaklumi tindakan warga tersebut meski merasa kecewa dengan warga yang mau dimanfaatkan oleh oknum yang ingin memperkeruh masalah ditengah pandemi Covid-19 saat ini. Dia pun berujar bahwa apa yang diadukan warganya tak benar.

"Kalau masalah ibu Musdalifah itu semua sudah jelas. Dia mengakui bahwa dirinya hanya mengarang saja, sebab ATM untuk BPNT itu tak bisa diuangkan dan PIN nya tidak bisa digantikan” ujarnya.

“Kalau masalah ada warga yang tak terdata dan tak dapat bantuan memang ada, tapi itu persoalan data di DTKS. Sedangkan warga yang hadir di Rujab Bupati lalu itu adalah para warga yang telah mendapatkan bantuan di program-program pemerintah," tegasnya.

Secara terpisah, Staf Khusus Bupati Pangkep bidang Kesejahteraan Masyarakat, Muhammad Arsyad Yunus mengaku bahwa kehadiran warga di Rujab Bupati Pangkep adalah permintaan dari LBH selaku pendamping warga.

"Saya juga tidak tahu kalau mereka semua tidak bisa mempertanggungjawabkan semua perkataan yang telah mereka sampaikan ke bupati. Sebab saya hanya fasilitasi untuk bertemu. Yang atur dan mengundang warga itu dari LBH," tegasnya. (herman djide)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu