Yayasan Peduli Toraya Apresiasi Pemprov Sulsel Majukan Pariwisata Toraja

INDONESIASATU.CO.ID:

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tampaknya terus ingin memajukan pariwisata Toraja dengan berbagaicara. Diantaranya, dengan mendorong pembangunan infrastruktur penunjang serta program pengembangan di bidang pariwisata. Salah satu infrastruktur itu adalah pembangunan Bandara Buntu Kuni di Mengkendek, Tana Toraja.

Di era Gubernur Nurdin Abdullah-Wagub Andi Sudirman Sulaiman ini, pembangunan bandara yang sempat terhenti ini, akan dilanjutkan dengan mengalokasikan anggaran yang tersedia. Anggarannya sekarang ratusan miliar rupiah dari pemerintah pusat. Pembangunan bandara ini ditargetkan rampung 2019. Beberapa fasilitas lain seperti rest area juga akan dibangun.

Berbagai ide lain untuk pengembangan pariwisata Toraja, seperti wisata halal juga coba dicanangkan. Namun ide wisata halal ini terganjal karena adanya pro-kontra di antara masyarakat Toraja. Ada persepsi yang menyebut wisata halal itu berdampak pada tradisi dan budaya Toraja. Sebaliknya, bagi yang pro, lebih melihat itu dari sisi positif. Artinya, punya manfaat bagi pariwisata Toraja.

“Tidak mungkin itu mau robah budaya Toraja,” ujar Drs. Rony Rumengan, Ketua YPTT (Yayasan Peduli Tondok Toraya), ketika bertemu Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di ruang kerjanya, di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis siang lalu (14/3). Bertemu Wagub, Rony didampingi Abigael Dawa, Bendahara YPTT.

Wagub Andi Sudirman, dalam pertemuan itu, menolak membahas tentang wisata halal yang dinilai sudah jadi polemik di publik. “Sudahlah saya tidak mau lagi bahas itu, tidak enak. Saya itu membangun profesional, kalau agama saya tidak mau sentuh,” ungkap Andi Sudirman.

Rony sendiri dalam perbincangan dengan Wagub, menganggap wisata halal itu sebuah gerakan yang harus diterima baik setiap masyarakat Toraja. “Karena wisatawan itu mencari kenyamanan batin atau kenyamanan rohani. Bukan hanya kenyamanan pisik. Bukan berarti selama ini tidak ada kenyamanan,” ujar Rony. Justru, kata Rony, wisata halal itu bisa menjadi solusi agar wisatawan lebih banyak datang.

“Saya pribadi berterima kasih kepada Pemprov karena berupaya mendorong mendatangkan lebih banyak wisatawan. Jangan kita pobia ada masuk begitu langsung kaget, justru itu sangat membantu,” ucap Rony. Pemred Korantator.com yang juga Calon Legislator Provinsi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil X Nomor Urut 1 ini, berharap Pemprov Sulsel dapat membantu membenahi tempat-tempat kuliner di dua kabupaten, Tator dan Torut. Sehingga wisatawan tidak perlu lagi kembali ke kota. “Tidak perlu lagi mereka bawa makanan dari rumah. Sudah ada warung yang siapkan. Misalnya orang ke Negeri di Atas Awan, tidak perlu turun lagi ke kota. Ada warung yang siapkan makanan laik halal di lokasi. Juga disiapkan ruang kecil khusus untuk sembahyang,” jelas Rony. Cara ini dinilai Rony standard nasional tanpa harus meninggalkan keaslian tradisi dan budaya Toraja. (Tomtir)

  • Whatsapp

Index Berita