Tercebur ke Sungai, Bocah SD di Jeneponto Tenggelam dan Meninggal Dunia

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO- Sitti Nur Aisyah (10), terpaksa mengakhiri pendidikannya di bangku Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Bocah perempuan tersebut, meninggal dunia saat hendak berenang dihulu sungai Tamarunang, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu pada Sabtu, (15/6/2019) sekira pukul 17:00 Wita.

Diketahui, bocah perrmpuan itu, anak dari orang tua bernama, Sudirman warga Lingkungan Tamarunang, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu.

Melalui Plt. Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahru, SH menjelaskan, sekitar pukul 16.30 Wita. Korban bersama saudara dan sepupunya menuju hulu sungai untuk bermain (berenang).

Setelah tiba dihulu sungai kata dia, korban langsung melompat sehingga tercebur ke sungai kedalaman air dua meter akhirnya tenggelam dan meninggal dunia.

"Sepupu korban bernama, Rahmat (11), berusaha untuk menyelamatkannya namun tidak menjangkau tangan korban," katanya.

Menurut Kasubag Humas, tidak lama setelah tenggelam, korban berhasil ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian oleh warga setempat.

"Korban sempat dilarikan ke RSUD Lanto Dg Pasewang untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak bisa terselamatkan lagi," ucapnya.

Kata Syahrul, jenazah korban kemudian dikembalikan kepada pihak keluarganya untuk disemayamkan di rumah duka.

"Dari keterangan keluarganya. Korban tidak pandai berenang. Di lokasi tenggelamnya korban terdapat lubang dengan kedalaman kurang lebih dua meter," kata Syahrul meniru ucapan keluarga korban.

Pihak keluarga korban ikhlas menerima atas meninggalnya bocah perempuan tetsebut karena dalam keadaan wajar, jelanya.


Editor : Samsir
  • Whatsapp

Index Berita