Pemandian Alam Sejuk Ue Lanti Diserbu Warga

INDONESIASATU.CO.ID:

LUWU TIMUR– Saat memasuki hari libur tahun baru, sejumlah objek wisata di Kab. Luwu Timur tampak ramai diserbu warga.

Bahkan, warga yang berkunjung seperti memanfaatkan hari libur Tahun Baru (1/1/2019) merupakan hari libur bersama bagi para PNS dan karyawan/pekerja.

Pantauan Jurnalis Indonesiasatu.co.id, salah satu lokasi wisata yang diserbu warga adalah Pemandian Alam Sejuk (PAS) Ue Lanti, Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur.

Lokasi yang juga biasa disebut pemandian Ue Lanti yang menawarkan kejernihan dan kesejukan air alam yang bisa digunakan wisatawan untuk mandi tampak ramai dijadikan para keluarga yang dating berkelompok untuk melepaskan hari libur.

Sementara, selain dari Mangkutana, pengunjung juga datang dari luar daerah seperti dari Luwu Utara dan kota Palopo.

Bahkan, tidak sedikit yang datang dari provinsi Sulawesi Tengah.

Sedangkan lokasi wisata tersebut bisa ditempuh dari Mangkuatana hanya sekitar setengah jam.

Sampai di pemandian itu, pengunjung bisa memilih lokasi parkir yang terbilang luas dan aman.

Tak jauh dari lokasi parkir menuju pemandian, pengunjung berjalan kaki di bawah rindangnya pepohonan.

Bagi yang ingin mandi-mandi, bisa langsung nyebur ke aliran air jernih di sana. Namun, untuk anak-anak, ada tempat kali kecil dan dangkal yang dipersiapkan khusus.

Bagi yang tidak ingin mandi, bisa menikmati suasana alam di atas pondok yang disewakan.

Biasanya, pengunjung yang datang, menghabiskan waktu untuk makan bersama di bawah rindangnya pohon dan mandi.

Khusus di hari-hari libur seperti suasana tahun baru, di lokasi itu ada hiburan musik, baik musik tradisional maupun modern.

Sehingga, selain memnikmati kondisi alam yang begitu menyenangkan, juga memberi hiburan tersendiri bagi pengunjung.

Petrus Prans, Sp. Kepala Desa Kasintuwu dan juga pengelola PAS Ue Lanti kepada Indonesiasatu.co.id, Minggu pagi (1/1/2019) menjelaskan, merupakan objek wisata yang diciptakan berdasarkan swadaya masyarakat.

Kemudian, masyarakat sekitar senantiasa melayani pengunjung dengan ramah. Kemudian, menjaga keamanan agar pengunjung merasa aman dan nyaman.

“Yang kami utamakan itu adalah keramahan dalam pelayanan serta keamanan.

Sehingga membuat pengunjung terkesan dan akan datang lagi ke objek wisata pemandian ini,” ujarnya dengan senyum ramahnya.

Sementara, Pak Saely (42) warga setempat yang menyediakan ban dan pelampung mengaku puas atas ramainya pengunjung.

Karena itu, omsetnya beberapa hari terakhir naik berkali lipat dibanding hari biasanya. Walaupun hanya bermodalkan 30 pelampung, dirinya merasa senang karena sudah beruntung di moment Hari Tahun Baru 2019 M.

“Lumayanlah, moment hari libur ini menjadi penting bagi kita pengelola PAS,” katanya.

Senada dengan pernyataan warga lain yang akrab dipanggil Bang Min yang juga menyediakan jajanan. Karena situasi itu, dia terpaksa harus ekstra untuk melayani pembeli supaya pembeli tidak kecewa.

Sementara, Dwi Puspa Yuningsih (29), warga desa Lagego, Kecamatan Burau, yang datang bersama keluarga mengatakan bahwa Pemandian Air Sejuk PAS Ue Lanti merupakan lokasi wisata yang sangat menyenangkan. Selain mudah dijangkau, juga aman bagi anak-anak bermain di kali berkedalaman 15 centi meter.

Dwi juga berharap kepada pengelola agar fasilitas umum seperti kamar mandi dan WC (toilet) lebih diperbanyak mengingat pengunjung yang begitu banyak di saat liburan, terutama momen di hari Tahun Baru ini.

Dwi juga meminta perhatian dari Pemkab Luwu Timur agar memperhatikan dan memperbaiki insfratuktur jalan menuju lokasi objek wisata PAS Ue Lanti.

“Sebab dengan kondisi jalan sekarang yang masih kurang baik terutama setelah hujan turun, makanya kita berharap perhatian dari pemerintah, agar pengunjung tetap ramai,” ungkap Dwi Puspa Yuningsih.

Liputan : Suhardi

Editor : Karjo

  • Whatsapp

Index Berita