Diduga Menunggak Pajak, Randis Pertanian Jeneponto Terjaring Penertiban Pajak

INDONESIASATU.CO.ID:
JENEPONTO- Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Samsat Takalar menggelar razia penertiban pajak, bekerjasama dengan Sat Lantas Polres Takalar dan Polisi Militer (PM) Takalar tepatnya, di Saweang jalan raya poros Takalar - Jeneponto. Kamis (22/11/2018).
 
Dari sekian kendaraan yang terjaring dalam razia tersebut. Ironisnya satu diantaranya adalah milik Kendaraan Dinas (Randis) Pertanian Pemkab Jeneponto, nomor Polisi. DD 8072 G jenis Toyota Hilux Pick-Up, yang ikut terjaring dalam penertiban pajak Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Samsat Takalar.
 
Menurutnya, Randis ini diduga telah menunggak pajak sejak tahun 2017. Namun anehnya, Randis ini tidak di kendarai oleh pihak pejabat Pemkab lainnya, tapi di kendarai oleh oknum yang diduga Pimpinan Redaksi  dari salah satu media online di Jeneponto.
 
AN. mengaku, meminjam Kendaraan Dinas (Randis) itu, untuk menjemput istrinya di Makassar, yang merupakan salah satu pegawai Dinas Pertanian Takalar. 
 
Dikonfirmasi, Kepala UPT Samsat Jeneponto, M. Ali Burhan, membenarkan hal tersebut, Total Randis roda empat dilingkup Pemkab Jeneponto sebanyak 236 unit, sebutnya saat ditemui di kantornya,
 
"Jadi, jumlah tunggakan sebesar Rp. 600 juta. Target Pajak Kendaraan Bermotor UPT Samsat Jeneponto, 17.270.665.000, sedangkan realisasi yang sdh tercapai sampai hari ini, Rp. 14.715.657.059 sisa target untuk tahun 2018 Rp.2.555.007.941." Terang Ali Burhan
 
Sehubungan dengan kejadian tersebut, sementara ini Kepala Dinas Pertanian, Ahmad, belum bisa dikonfirmasi.
 
 
Penulis: Samsir
  • Whatsapp

Index Berita